Daily News 23/11

November 23, 2011 No. 141
AUTO - Alokasi belanja modal 2012

PT Astra Otoparts (AUTO) menganggarkan Rp 1.2 Triliun sebagai belanja modal sepanjang 2012 yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan ekspansi. AUTO akan memperluas pabrik empat produk utama yaitu baterai, shock absorber, ban, dan oli. Kemudian AUTO akan menambah varian produk sesuai dengan permintaan. AUTO juga akan membangun pabrik ban baru di tahun depan, bekerjasama dengan Pirelli dimana AUTO menguasai 40% saham, Pirelli memegang 60% saham.
BBKP - Kinerja 9M 2011
PT Bank Bukopin (BBKP) membukukan kenaikan laba bersih 9M 2011 sebesar 36.8%Yoy menjadi Rp 460.2 Miliar Vs Rp 336.4 Miliar pada 9M 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan bunga bersih sebesar 19.8%Yoy menjadi Rp 1.55 Triliun pada 9M 2011. Laba operasional tercatat naik 31.9%Yoy menjadi Rp 613.82 Miliar. Posisi CAR tercatat sebesar 13.54% pada 9M 2011 (12.18% pada 9M 2010) dengan NPL Gross 3.42% (3.45% pada 9M 2010), ROE 16.76% (17.34% pada 9M 2010), dan LDR 82.55% (72.78% pada 9M 2010).
BNGA - Rencana emisi obligasi
PT Bank CIMB Niaga (BNGA) berencana menerbitkan obligasi dengan tingkat kupon tetap senilai maksimal Rp 1.5 Triliun yang seluruhnya akan dialokasikan untuk ekspansi kredit. Obligasi tersebut akan terdiri dari 2 seri yaitu Seri A berjangka waktu 3 tahun dan Seri B berjangka waktu 5 tahun. Pefindo member peringkat idAAA terhadap rencana emisi obligasi. Masa penawaran awal dimulai pada 23 November hingga 6 Desember dengan perkiraan tanggal efektif 15 Desember. Apabila berjalan sesuai jadwal, obligasi akan dicatatkan pada 27 Desember 2011.
BRPT & TPIA - Dana ekspansi
PT Barito Pacific (BRPT) bersama dengan Siam Cement Group (SCG) berencana mencari dana senilai US$ 500 Juta yang akan digunakan untuk peningkatan kapasitas produksi etilena PT Chandra Asri (TPIA). TPIA akan meningkatkan kapasitas produksi menjadi 1 juta ton dari saat ini 600,000 ton. Ekspansi tersebut akan dimulai pada 2012 atau 2013 dan selesai pada 2014. Saat ini kebutuhan etilena domestic mencapai 1.2 juta ton per tahun, sehingga Indonesia harus mengimpor. TPIA adalah satu-satunya produsen etilena di Indonesia dan BRPT memiliki 64.87% saham nya serta SCG memiliki 30%.
PTBA - Rencana buyback saham
PT Bukit Asam (PTBA) berencana melakukan buyback atas 5% saham seri B sebanyak 115.21 juta lembar saham. Dengan alokasi dana maksimal yang akan dikeluarkan untuk program buyback senilai Rp 2.04 Triliun, harga maksimal buyback diperkirakan sebesar Rp 17.750 per lembar saham. Rencana tersebut menunggu persetujuan RUPSLB pada 22 Desember 2011.
UNTR - Kinerja operasional 10M 2011
PT United Tractors (UNTR) membukukan kenaikan penjualan alat berat Komatsu sebesar 51.9%Yoy menjadi 7,097 unit pada 10M 2011 Vs 4,671 unit pada 9M 2010 lalu. Penjualan unit alat berat sektor pertambangan memberi kontribusi terbesar, sebanyak 67.7% terhadap total penjualan sedangkan sektor perkebunan memberi kontribusi 16.2% terhadap total penjualan. Produksi overburden kontraktor pertambangan dibawah PT Pamapersada Nusantara (Pama) mengalami kenaikan 22.3%Yoy menjadi 661.8 juta Bcm sedangkan produksi batubara mengalami kenaikan 12%Yoy menjadi 71.7 juta ton. Bisnis batubara UNTR membukukan kenaikan produksi sebesar 54.8%Yoy menjadi 3.53 juta ton pada 9M 2011 Vs 2.28 juta ton pada 9M 2010 lalu.