Daily News 23/01

January 23, 2017 No. 1414
BTON - Perbaikan kinerja

Manajemen PT Beton Jaya Manunggal (BTON) menargetkan perolehan pendapatan tahun ini sama dengan target tahun lalu sekitar Rp 90 Miliar. BTON berencana meningkatkan utilitas pabrik di Gresik (Jawa Timur) menjadi 80% dari 40% sebelumnya. BTON menargetkan penjualan besi beton mencapai kisaran 20,000 ton hingga 21,000 ton tahun ini dari kisaran penjualan 15,000 ton pada 2016. Perlambatan ekonomi turut menekan harga besi beton akibat permintaan yang masih lesu. Harga baja pada awal 2016 tercatat pada kisaran Rp 9,000 per Kg namun terus menurun menjadi Rp 6,000 per Kg pada akhir tahun 2016. Pada tahun 2008 dan 2010 lalu harga baja menyentuh kisaran Rp 15,000 per Kg. Pada awal tahun ini harga baja mulai naik, berada pada kisaran Rp 7,000 per kg hingga Rp 7,500 per kg.
CTRA - Target Penjualan
PT Ciputra Development (CTRA) menargetkan kenaikan penjualan properti sebesar Rp 20% menjadi Rp 8.5 Triliun tahun ini. Perhitungan ini telah mempertimbangkan rampungnya meger dengan kedua anak usahanya, PT Ciputra Surya (CTRS) dan PT Ciputra Property (CTRP). Target penjualan properti tersebut akan dikontribusi oleh 81 proyek yang dimiliki perseroan dan juga perseroan akan meluncurkan enam proyek residential baru dan dua proyek komersial. Tahun lalu CTRA membukukan penjualan properti senilai Rp 7.2 Triliun, dibawah angka perkiraan semula sebesar Rp 9.3 Triliun.
JSMR - Rencana divestasi saham anak perusahaan
PT Jasa Marga (JSMR) berencana mengurangi porsi kepemilikan anak perusahaan beberapa anak perusahaan seperti PT Trans Marga Jateng (TMJ) dan PT Jakarta Lingkar Barat (JLB). TMJ merupakan operator jalan tol Semarang-Solo.
SILO - Belanja modal
PT Siloam International Hospitals (SILO) menganggarkan belanja modal tahun ini senilai Rp 1.7 Triliun lebih besar dibandingkan anggaran tahun lalu senilai Rp 1.3 Triliun. Belanja modal ini akan digunakan untuk menambah 16 rumah sakit. Selain membangun rumah sakit baru, SILO juga mengembangkan bisnis dengan akuisisi. SILO telah mengeluarkan dana Rp 182 Miliar untuk mengakuisisi dua rumah sakit, RS umum Sentosa di Bekasi (Jawa Barat), dan RS Graha Ultima Medika di Mataram (Nusa Tenggara Barat).
SOBI - Rencana go private dan delisting
PT Sorini Agro Asia Corporindo (SOBI) berencana menggelar aksi go private dan delisting dan terlebih dahulu meminta izin RUPSLB pada 28 Februari. SOBI telah mengajukan perhohonan suspensi perdagangan sahamnya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk merealisasikan rencana go private dan delisting. Bila RUPSLB menyetujui rencana ini maka pemegang saham mayoritas SOBI, PT Cargill Foods Indonesia akan mengadakan penawaran tender atas sisa saham investor publik senilai Rp 4,250 per lembar. Cargill Foods Indonesia menguasai 906.34 juta lembar saham (97.96% saham) sedangkan investor publik memiliki 18.87 juta lembar saham (2.04% saham) maka dari itu Cargill Foods menganggarkan dana Rp 80.22 Miliar untuk membeli seluruh kepemilikan publik di SOBI.