Daily News 06/04

April 06, 2017 No. 1465
IPO - PT Sariguna Primatirta

PT Sariguna Primatirta, produsen air mineral dalam kemasan dengan merek Cleo, berencana menjual 500 juta lembar saham (22.22% saham) melalui proses IPO. Dengan harga penawaran berkisar Rp 105 hingga Rp 115 per lembar maka target perolehan dana IPO berkisar antara Rp 52.5 Miliar hingga Rp 57.5 Miliar. Sekitar 90% dana IPO akan digunakan untuk membeli mesin dan peralatan penunjang kegiatan produksi dan operasional dan sisanya untuk modal kerja. Perusahaan tengah menyiapkan pengembangan pabrik dan depo baru di beberapa wilayah. Saat ini Perusahaan telah mengoperasikan 19 pabrik dan 48 jaringan distribusi. Masa penawaran awal dijadwalkan 5-7 April dengan perkiraan mendapatkan pernyataan efektif pada 17 April. Perusahaan menunjuk PT Lautandhana Securindo sebagai penjamin pelaksana efek.
ANJT - Belanja modal
PT Austindo Nusantara (ANJT) mengalokasikan belanja modal sebesar US$ 63.7 Juta tahun ini. Sebagian besar dana belanja modal yakni US$ 26 Juta akan digunakan untuk melanjutkan program penanaman kelapa sawit di Papua dan Sumatera Selatan dan sebesar US$ 12.7 Juta akan digunakan untuk pembangunan pabrik pengolahan kelapa sawit (PKS) yang di Papua. Sisa belanja modal sebesar US$ 25 Juta akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur. Sumber dana belanja modal berasal dari kas internal dan pinajaman perbankan.
JPFA - Emisi obligasi
PT Japfa Comfeed Indonesia (JPFA) akan menerbitkan emisi obligasi senilai total Rp 3 Triliun. Emisi obligasi ini terdiri atas obligasi global sebesar US$ 150 Juta yang diterbitkan pada 31 Maret 2017 dan obligasi domestik senilai Rp 1 Triliun yang akan ditawarkan melalui penawaran umum berkelanjutan (PUB) II tahap II. Obligasi PUB II tahap II memiliki tenor 5 tahun atau akan jatuh tempo pada April 2022 dengan bunga 9.6% per tahun. JPFA berencana menggunakan 55% dana emisi obligasi untuk mempercepat pelunasan surat utang senior 2018 senilai US$ 225 Juta dan sisanya untuk pembiyaan modal kerja pembelian bahan baku lokal dan impor.
SSIA - Divestasi jalan tol
RUPSLB PT Surya Semesta Internusa (SSIA) menyetujul rencana divestasi ruas jalan tol Cikopo-Palimanan senilai Rp 2.56 Triliun kepada PT Astratel Nusantara. Manajemen menargetkan proses penjualan tersebut selesai bulan ini.