Daily News 13/12
December 13, 2011 No. 155
AKRA - Akuisisi Jabal Nor
PT AKR Corporindo (AKRA), melalui anak perusahaan PT Anugrah Karya Raya (AKR), mengakuisisi 33.5% saham PT Jabal Nor (JN) senilai Rp 24.29 Miliar. JN merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang pertambangan. Pasca akuisisi, kegiatan usaha JN akan difokuskan pada pengelolaan jalan hauling dan pelabuhan khusus batu bara di Tapin, Kalimantan Selatan. AKRA berencana meningkatkan kepemilikan saham pada JN hingga menjadi mayoritas.
AUTO - Mendirikan Pabrik Rantai Sepeda Motor
PT Astra Otoparts (AUTO) menunjuk anak usahanya PT FSCM Manufacturing Indonesia untuk mendirikan usaha patungan dengan perusahaan asal china SUNFUN Chain Co Ltd. Perusahaan patungan ini didirikan di China dan memproduksi rantai sepeda motor dengan nilai investasi mencapai 41 juta yuan. SUNFUN memegang kepemilikan mayoritas 60% sisanya 40% saham dimiliki FSCM.
BIPI - Belanja modal 2012
PT Benakat Petroleum Energy (BIPI) menganggarkan belanja modal (capex) senilai US$ 45 Juta yang akan digunakan untuk pengembangan Blok Benakat Barat ( Suamtera Selatan) senilai US$ 30 Juta dan Blok Bangkudulis (Kalimantan Timur) senilai US$ 15 Juta.
MNCN - Target pendapatan dan rencana ekspansi
PT Media Nusantara Citra (MNCN) menargetkan pendapatan 2012 berkisar Rp 7.15 Triliun hingga Rp 7.7 Triliun, naik sekitar 30% hingga 40% dari proyeksi pendapatan tahun ini. Pertumbuhan pendapatan 2012 masih akan didorong oleh pendapatan iklan. MNCN menganggarkan belanja modal senilai total US$ 15 Juta tahun depan untuk membuka 10 stasiun televisi lokal di berbagai daerah dan melanjutkan pembangunan gedung Global TV dan MNC TV. MNCN akan memenuhi seluruh kebutuhan dana belanja modal dengan dana sendiri.
OKAS - Incar kontrak
PT Ancora Indonesia Resources (OKAS) menargetkan memperoleh kontrak baru senilai US$ 50 Juta hingga US$ 100 Juta atas kontrak penyediaan jasa dan bahan peledak pertambangan. Manajemen memperkirakan volume penjualan naik 20% tahun depan dari proyeksi penjualan 170,000 ton tahun ini seiring dengan kenaikan produksi perusahaan tambang. OKAS mengalokasikan dana belanja modal 2012 sekitar US$ 12-15 Juta yang akan digunakan untuk penyelesaian pabrik MNK-2 senilai total US$ 12 Juta dan sisanya untuk Bormindo.
PTBA - Target produksi
PT Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) menargetkan produksi batubara mencapai 16.5 juta ton dengan proyeksi penjualan sekitar 17.5 juta ton hingga 18 juta ton. Dari total penjualan tersebut sekitar 12 juta ton akan dialokasikan untuk pasar domestik. Sebesar 9 juta ton akan diserap PLN (6.1 juta ton untuk PLTU Suralaya dan PLTU Bukit Asam dan 2.9 juta ton untuk PLTU Tarahan) dan 3 juta ton akan diserap industri semen nasional. Naiknya kinerja produksi serta penjualan 2012 akan didukung oleh datangnya lokomotif dan gerbong batubara baru. Kapasitas angkutan kereta api akan meningkat menjadi 15.4 juta ton per tahun pada 2012 dari kapasitas 11.6 juta ton saat ini.