Daily News 10/01

January 10, 2012 No. 174
BNBR & UNSP - Divestasi saham 

PT Bakrie & Brothers (BNBR) menjual sebagian saham anak usaha di bidang perkebunan, PT Bakrie Sumatra Plantations (UNSP) sebanyak 170,78 juta saham senilai Rp 330 per lembar saham. Dari penjualan tersebut, BNBR mendapatkan dana senilai Rp 56.25 Miliar. Transaksi jual beli saham berlangsung pada 30 Desember 2011. Dana hasil penjualan saham digunakan untuk membayar pinjaman perseroan.
GIAA - Rencana penjualan saham
Dikabarkan bahwa Cathay Pacific Airways (Hong Kong) dan Delta Air Lines (Amerika Serikat) mengkaji rencana pembelian 10.88% saham PT Garuda Indonesia (GIAA). Kedua perusahaan tersebut dikabarkan meminta jasa PT Nikko Securities Indonesia terkait rencana pembelian saham dari underwriter IPO GIAA. Investor strategis dikabarkan berminat membeli saham pada harga Rp 500 per lembar saham, lebih rendah dari harga IPO Rp 750 per lembar.
INDY & PTRO - Rencana divestasi saham
Manajemen PT Indika Energy (INDY) dikabarkan telah memulai proses penjualan 16.6% saham PT Petrosea (PTRO) kepada beberapa manajer investasi serta investor institusi. Hal tersebut merupakan kewajiban yang harus dipenuhi INDY setelah melakukan akuisisi (tender offer) atas mayoritas saham PTRO. Roadshow dijadwalkan berlangsung 10-17 Januari dengan kota tujuan Singapura, Kuala Lumpur, Hong Kong, dan London. INDY telah menunjuk Citi dan Macquarie terkait rencana divestasi saham PTRO. INDY telah mendapat perpanjangan batas waktu divestasi hingga akhir Januari 2012 dari batas akhir 28 Agustus 2011 lalu.
JAWA - Alokasi belanja modal 2012
PT Jaya Agra Watie (JAWA) menyiapkan agenda ekpansi pada tahun ini dan telah menyiapkan anggaran belanja modal senilai Rp 489 Miliar. JAWA akan membangun pabrik kelapa sawit dan pabrik karet remah di Kalimantan Selatan, selain itu JAWA berniat menanam 3,500 Ha pohon kelapa sawit dan menambah lahan baru seluas 62,000 Ha secara bertahap. Sumber pendanaan berasal dari kas internal, hasil penawaran saham perdana serta pinjaman.
KBRI - Pembelian saham oleh Danatama
PT Danatama Capital Management (DCM) membeli 1.08 miliar lembar saham (12.5%) saham PT Kertas Basuki Rahmat (KBRI) seiring prospektif nya bisnis perusahaan. Awalnya, sister company DCM, PT Danatama Makmur adalah penasihat keuangan dari KBRI dengan mencarikan hutang untuk membangun paper machine 2 sehingga dapat meingkatkan kapasitas produksi dari 10,000 ton per tahun menjadi 150,000 ton per tahun.
PJAA - Alokasi belanja modal 2012
PT Pembangunan Jaya Ancol (PJAA) menargetkan jumlah pengunjung tahun ini mencapai 15.5 juta orang. Untuk itu, PJAA mengalokasikan dana Rp 940 Miliar untuk belanja modal selama tahun ini. Rencananya PJAA akan menambah wahana indoor terbaru dan mendatangkan tokoh-tokoh kartun internasional baru di Dunia Fantasi (Dufan) tahun ini.