Daily News 06/01
January 06, 2021 No. 1872
[Indonesia] - Merek Vaksin Yang Disuntikkan Ke Warga RI & Dosisnya Kementerian Kesehatan telah memutuskan akan menggunakan 7 jenis vaksin Covid-19 untuk penduduk Indonesia. Rata-rata vaksin harus disuntikkan dua kali alias dua dosis. Berdasarkan keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01/07/Kemenkes/12758/2020 yang diteken Terawan Putranto, ketujuh vaksin yang akan digunakan adalah yang diproduksi PT Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Novavac, Prizer/Biontech, dan Sinovac. Dalam Juknis pelaksanaan vaksinasi Covid-19 yang diterima CNBC Indonesia vaksin disuntikkan sebanyak dua kali dalam rentan jarak penyuntikan 14 hari hingga 28 hari, seperti dikutip Selasa (5/1/2021). Soal dosis, rata-rata berkisar antara 0,3 mililiter (ml) hingga 0,5 ml. Berikut dosis vaksin yang diberikan kepada masyarakat Indonesia: - Vaksin Sinovac disuntikkan sebanyak dua kali dengan rentan jarak penyuntikan 14 hari. Sebesar 0,5 ml per dosis. - Vaksin Sinopharm disuntikkan sebanyak dua kali dengan rentan jarak penyuntikan 21 hari. Sebesar 0,5 ml per dosis. - Vaksin AstraZeneca Vaksin Sinovac disuntikkan antara satu atau dua kali dengan rentan jarak penyuntikan 28 hari (bila dua suntikan). Sebesar 0,5 ml per dosis. - Vaksin Novavax disuntikkan sebanyak dua kali dengan rentan jarak penyuntikan 21 hari. Sebesar 0,5 ml per dosis. - Vaksin Moderna disuntikkan sebanyak dua kali dengan rentan jarak penyuntikan 28 hari. Sebesar 0,5 ml per dosis. - Vaksin Pfizer/BioNTech disuntikkan sebanyak dua kali dengan rentan jarak penyuntikan 28 hari. Sebesar 0,5 ml per dosis. Patut diingat vaksinasi akan dilakukan setelah mendapatkan izin penggunaan darurat atau izin edar lainnya dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (Source: CNBC Indonesia) [Amerika Serikat] - Indeks PMI Amerika Serikat Melonjak Indeks PMI Amerika Serikat melonjak menjadi 60,7 pada Desember 2020 dari 57,5 pada November, jauh di atas perkiraan yaitu 56,6. Hal ini menunjukkan aktivitas manufaktur yang meningkat selama 7 bulan berturut-turut dan tingkat pertumbuhan terkuat sejak Agustus 2018. Perbaikan terlihat pada pesanan baru (67,9 vs 57,5), produksi (64,8 vs 60,8) dan ketenagakerjaan (51,5 vs 48,4). Timothy R. Fiore, Ketua ISM, mengatakan perekonomian manufaktur melanjutkan pemulihannya di bulan Desember. Anggota Komite Survei melaporkan bahwa perusahaan dan pemasok terus beroperasi di pabrik yang dikonfigurasi ulang, tetapi ketidakhadiran, penutupan jangka pendek untuk membersihkan fasilitas dan kesulitan untuk kembali dan mempekerjakan pekerja menyebabkan ketegangan yang membatasi potensi pertumbuhan manufaktur. Namun sentimen panel tetap optimis, membaik dibandingkan November. (Source: Trading Economics) [China] - China Tangguhkan Impor Dari Pabrik Daging Babi Brasil Asosiasi perdagangan daging menyatakan, China menangguhkan impor dari pabrik daging babi Brasil yang dioperasikan oleh Aurora Alimentos karena masalah virus corona. Mengutip Reuters, Selasa (5/1), Kementerian Pertanian Brasil dalam pernyataan terpisah yang dikirim ke Reuters mengonfirmasi bahwa pada 28 Desember 2020 otoritas bea cukai China memberlakukan larangan impor yang mempengaruhi pabrik Aurora. Kementerian Pertanian mengatakan China meminta informasi tentang kasus Covid-19 di pabrik tersebut. Namun, kementerian tidak merinci penjelasan lebih lanjut. Asosiasi Protein Hewan Brasil (ABPA) mengatakan mendukung Aurora Alimentos dan memberikan informasi kepada Kementerian Pertanian Brasil bahwa otoritas China perlu membatalkan larangan tersebut. Asosiasi itu menambahkan bahwa perusahaan tersebut memberlakukan protokol Covid-19 yang ketat. Administrasi Umum Kepabeanan China tidak segera menanggapi permintaan komentar melalui faks. China telah meningkatkan impor daging babi sambil berupaya memulihkan ternak babi yang hancur oleh wabah demam babi Afrika. Impor daging babi China mencapai 3,95 juta ton selama Januari-November 2020, naik 115% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Meski begitu, pandemi Covid-19 telah menghambat upaya impor. Negara itu harus mengintensifkan pemeriksaan pengiriman dan melarang produk dari beberapa pabrik di berbagai negara setelah menemukan virus corona baru pada produk dan kemasan rantai dingin yang diimpor. Importir dan pedagang juga meminta pabrik untuk mendisinfeksi kargo sebelum pengiriman. Pabrik Aurora yang terkena dampak penangguhan terbaru berada di kota Chapec?, negara bagian Santa Catarina, kata ABPA. China juga telah mengeluarkan penangguhan serupa terhadap pengemas daging yang berbasis di Brasil lainnya termasuk JBS SA dan BRF SA, meskipun beberapa larangan telah dicabut. ABPA kembali menegaskan bahwa tidak ada bukti ilmiah tentang risiko kontaminasi oleh virus corona baru melalui konsumsi makanan. (Source: Kontan) [Inggris] - Boris Johnson Memerintahkan Penguncian Secara Nasional Akibat Covid-19 Di Inggris Perdana Menteri Inggris Boris Johnson telah memerintahkan Inggris melakukan penguncian nasional untuk mencoba memperlambat lonjakan kasus COVID-19. Johnson mengatakan pada hari Senin bahwa varian baru virus corona yang lebih menular menyebar dengan cepat dapat segera diatasi. Johnson mengatakan langkah-langkah itu mencakup penutupan sekolah mulai Selasa dan aturan yang mewajibkan kebanyakan orang untuk tinggal di rumah selain belanja penting, olahraga, dan pengecualian terbatas lainnya. Dia mengatakan bahwa jika jadwal program vaksinasi berjalan sesuai rencana dan jumlah kasus serta kematian menanggapi tindakan lockdown seperti yang diharapkan, maka kemungkinan untuk mulai keluar dari lockdown pada pertengahan Februari. Namun, dia mendesak agar berhati-hati tentang jadwal. Ketika Inggris bergumul dengan angka kematian tertinggi keenam di dunia dan jumlah kasus harian mencapai titik tertinggi baru, kepala petugas medis negara itu mengatakan penyebaran COVID-19 mempertaruhkan banyak bagian dari sistem kesehatan dalam 21 hari. Lonjakan kasus telah didorong oleh varian baru COVID-19, kata para pejabat, dan sementara mereka mengakui bahwa pandemi menyebar lebih cepat dari yang diharapkan. Pemerintah Johnson sebelumnya memuji-muji "kemenangan" ilmiah karena Inggris menjadi negara pertama di dunia yang mulai memvaksinasi penduduknya dengan suntikan COVID-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca. (Source: Kontan)