Daily News 02/03

March 02, 2021 No. 1910
[Indonesia] - PMI Manufaktur Februari 2021 Turun
Kinerja industri manufaktur nampak goyah di bulan Februari 2021. IHS Markit mencatat, Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur Indonesia pada bulan laporan sebesar 50,9 atau turun dari 52,2 pada bulan Januari 2021. Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira melihat, penurunan PMI manufaktur pada bulan lalu menjadi indikasi industri sudah mulai melakukan rasionalisasi target produksi di awal tahun di tengah masih adanya pembatasan aktivitas.Pembatasan aktivitas masih terus berlanjut, dan aktivitas belanja masyarakat juga masih rendah. Sehingga, kinerja manufaktur turun di bulan tersebut. Tak hanya itu, penurunan kinerja manufaktur juga disebabkan oleh aktivitas ekspor yang kembali melemah, khususnya ke negara mitra dagang utama. Apalagi, negara-negara tersebut memutuskan untuk melakukan kembali pembatasan sosial. Sementara di bulan Maret 2021 ini, Bhima khawatir masih akan terjadi penurunan kinerja manufaktur. Apalagi kalau pembatasan aktivitas masih diberlakukan oleh pemerintah. Namun, ada harapan kinerja industri ini masih bisa berada di zona ekspansif, terutama industri makanan dan minuman, seiring dengan persiapan puasa dan hari raya Idul Fitri.  Ia memperkirakan, PMI Manufaktur pada bulan Maret 2021, PMI Manufaktur akan turun di kisaran 50,2 hingga 50,5. (Source: Kontan)

[Amerika Serikat] - Pertumbuhan Pabrik AS Tertinggi Dalam 3-Tahun: ISM
ISM Manufaktur PMI Amerika Serikat melonjak menjadi 60,8 pada Februari 2021 dari 58,7 pada Januari, mengalahkan ekspektasi pasar sebesar 58,8. Pembacaan menunjukkan ekspansi terkuat dalam aktivitas pabrik sejak Februari 2018. Peningkatan ini didorong oleh pesanan baru (64,8), produksi (63,2), lapangan kerja (54,4) dan pesanan ekspor baru (57,2) meningkat dengan kecepatan yang lebih cepat. Juga, pengiriman pemasok melambat (72) dan tekanan harga meningkat (86 tertinggi sejak Juli 2008). Timothy R. Fiore, Ketua ISM mengatakan Anggota Komite Survei melaporkan bahwa perusahaan dan pemasok terus beroperasi di pabrik yang dikonfigurasi ulang. Masalah dengan ketidakhadiran, penutupan jangka pendek untuk membersihkan fasilitas, dan kesulitan dalam mempekerjakan pekerja tetap menjadi tantangan dan terus menyebabkan ketegangan yang membatasi potensi pertumbuhan manufaktur. (Source: Trading Economics)

[China] - China Mengalami Peningkatan Jumlah Orang Super Kaya Tercepat Di Dunia Pada 2020
China menjadi negara dengan peningkatan tercepat orang super kaya di dunia selama pandemi Covid-19 .Hal itu menurut laporan konsultan properti Knight Frank. Berdasarkan laporan Knight Frank, klub elit orang-orang yang kekayaan bersihnya melebihi US$ 30 juta atau setara Rp 426 miliar (Kurs Rp 14.200), tidak termasuk tempat tinggal utama mereka, jumlahnya melesat 16% di China pada 2020. Negara yang berada diurutan kedua, dengan peningkatan jumlah orang terkaya tahun lalu adalah Swedia. Jumlah penduduk ultra kaya negara ini tumbuh 11% tahun lalu. Kemudian negara ketiga yang jumlah penduduk kayanya meningkat signifikan adalah Singapura naik 10%, tulis laporan tersebut. Mengutip South China Morning Post, Senin (1/3), sebaliknya, Yunani menjadi negara yang mengalami penurunan signifikan orang terkaya pada 2020. Dimana jumlah orang terkaya di negeri tersebut turun sepertiganya. Jumlah UHNWI [individu dengan kekayaan sangat tinggi] di China telah tumbuh 137% dalam lima tahun terakhir dan diperkirakan akan tumbuh sebesar 46% dalam lima tahun ke depan. Namun, Amerika Serikat (AS) tetap menjadi negara dengan jumlah orang terkaya tertinggi di dunia, dengan populasi saat ini lebih dari 180.000 dan diperkirakan tumbuh 24% dalam lima tahun ke depan, kata Wong. Studi tersebut menjelaskan, ekuitas, menjadi penyumbang sekitar seperempat dari portofolio orang super kaya di dunia dan merupakan pendorong kenaikan kekayaan mereka pada 2020. Kebijakan lockdown telah memberikan waktu bagi orang-orang super kaya ini untuk memantau pasar saham dengan lebih baik. Kendati orang China banyak yang bergabung dalam barisan elit super kaya dunia, tapi tidak ada satu kota pun di China daratan yang berhasil menjadi 10 besar kota terkaya di dunia. Berbeda dengan London dan New York yang menjadi kota yang menyimpan sebagian besar kekayaan dunia, diikuti Paris. (Source: Kontan)

[Jepang] - Tingkat Pengangguran Jepang Stabil Di Angka 2,9%
Tingkat pengangguran Jepang tidak mengalami perubahan yaitu 2,9% pada Januari 2021, berada di level terendah sejak Juli. Jumlah pengangguran turun sebesar 7 ribu dari bulan sebelumnya menjadi 2,03 juta di bulan Januari 2021. Tingkat partisipasi angkatan kerja yang tidak disesuaikan secara musiman saat ini turun tipis menjadi 61,8% dari 62,0% di bulan Desember. Sementara itu, rasio pekerjaan terhadap lamaran meningkat menjadi 1,1 dari 1,06. Setahun sebelumnya, tingkat pengangguran berada di angka 2,4%. (Source: Trading Economics)