Daily News 22/07
July 22, 2021 No. 2003
[Indonesia] - Pemerintah Berencana Hapus PPnBM Kendaraan Bermotor, Ganti Dengan PPN 25% Pemerintah berencana menghapus skema pengenaan pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Pungutan atas konsumsi barang mewah tersebut, nantinya hanya akan dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN). Klausul kebijakan tersebut tertuang dalam Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Perubahan Kelima atas Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (KUP). Beleid tersebut kini tengah dibahas oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Komisi XI DPR RI. Pasal 7A RUU KUP menyebutkan pemerintah akan menerapkan multi tarif PPN yakni 5% atas barang yang dibutuhkan masyarakat dan 25% untuk barang mewah. Tarif PPN tertinggi itulah yang akan mengakomodir pengenaan barang yang merupakan objek PPnBM yang berlaku saat ini. Dalam Naskah Akademik RUU KUP disebutkan, implementasi perubahan skema pengenaan PPnBM atas penyerahan barang kena pajak (BKP) yang tergolong mewah menjadi pengenaan tarif PPN yang lebih tinggi akan diberlakukan melalui dua tahapan. Tahap pertama, pengenaan tarif PPN yang lebih tinggi akan diberlakukan bagi kelompok BKP yang tergolong mewah selain kendaraan bermotor. Terhadap BKP yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor akan tetap dikenakan PPnBM. Tahap kedua, pengenaan tarif PPN yang lebih tinggi terhadap kelompok BKP yang tergolong mewah berupa kendaraan bermotor. Artinya, pada tahapan ini kendaraan bermotor tak lagi dibanderol PPnBM. Pemerintah meyakini, perubahan PPnBM menjadi PPN akan berbanding lurus dengan pertambahan prosentase peningkatan tarif PPN. (Source: Kontan) [Amerika Serikat] - Gara-Gara Corona, Angka Harapan Hidup di AS Anjlok ke Level Terendah Sejak 2003 Angka harapan hidup di Amerika Serikat turun satu setengah tahun pada tahun 2020 menjadi 77,3 tahun yang merupakan level terendah sejak 2003. Hal ini terutama karena kematian yang disebabkan oleh pandemi COVID-19. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS alias CDC menyebut angka ini adalah penurunan satu tahun terbesar sejak Perang Dunia Kedua, ketika harapan hidup turun 2,9 tahun antara 1942 dan 1943. Kematian akibat COVID-19 berkontribusi hampir tiga perempat, atau 74%, dari penurunan dan overdosis obat juga merupakan kontributor utama, kata CDC. Pusat Statistik Kesehatan Nasional (NCHS) CDC pekan lalu merilis data sementara yang menunjukkan bahwa kematian overdosis obat AS naik hampir 30% pada tahun 2020. Laporan CDC terbaru ini didasarkan pada data kematian sementara untuk Januari hingga Desember 2020. Kesenjangan ras, gender dan etnis memburuk selama periode tersebut. Harapan hidup untuk orang kulit hitam turun 2,9 tahun menjadi 71,8 pada tahun 2020 yang merupakan level terendah sejak tahun 2000. (Source: Kontan) [China] - China Menahan Suku Bunga LPR Stabil Untuk Bulan Ke 15 People's Bank of China (PBoC) mempertahankan suku bunga acuan untuk pinjaman perusahaan dan rumah tangga stabil selama 15 bulan berturut-turut pada penetapan Juli, meskipun ekspektasi tumbuh untuk pemotongan setelah bank sentral menurunkan rasio persyaratan cadangan sebesar 50 basis poin, yang berlaku efektif mulai 15 Juli, mengeluarkan sekitar CNY 1 triliun untuk mendukung pemulihan ekonomi. Suku bunga pinjaman satu tahun (LPR) dipertahankan tidak berubah di 3,85%, sedangkan lima tahun tetap di 4,65%. (Source: Trading Economics) [Jepang] - Ekspor Jepang Melonjak Akibat Permintaan China dan AS Yang Solid Ekspor Jepang melonjak pada Juni karena didorong oleh permintaan AS untuk mobil dan pengiriman peralatan pembuat chip ke China. Hal ini menambah harapan pemulihan yang didorong ekspor di negara dengan ekonomi terbesar ketiga dunia. Mengutip Reuters, ekspor naik 48,6% secara tahunan dan menandai kenaikan dalam empat bulan berturut-turut dengan kenaikan dua digit. Pertumbuhan ekspor tetap kuat bahkan ketika kekurangan chip global membebani produksi dan pengiriman mobil Jepang. Pertumbuhan ekspor 48,6% mengalahkan prediksi peningkatan 46,2% dalam jajak pendapat Reuters. Peningkatan ini menyusul kenaikan ekspor 49,6% pada Mei yang merupakan peningkatan bulanan paling tajam sejak April 1980. Dengan melemahnya belanja konsumen karena pembatasan baru virus corona di Tokyo, para pembuat kebijakan mengandalkan permintaan eksternal untuk mengatasi pelemahan tersebut. (Source: Kontan)