Daily News 26/03
March 26, 2012 No. 226
ABMM - Rencana investasi
PT ABM Investama (ABMM) melalui anak usahanya PT Reswara Minergi Hartama akan mengeluarkan investasi US$ 100 juta-US$ 150 juta untuk kebutuhan ekspansi dua tiga tahun mendatang. Dana digunakan untuk pengembangan tambang batubara di Aceh yang dikelola anak usaha Reswara, yaitu PT Media Djaya Bersama (MDB). MDB menggunakan dana itu untuk membangun pelabuhan, barge conveyor mesin, alat berat dan jalan tambang batubara dengan tujuan untuk menaikkan produksi sekaligus mempermudah pemasaran batubara. ABMM akan menutupi 70% kebutuhan dana investasi melalui pinjaman bank dan 30% kebutuhan investasi melalui kas internal.
AKRA - Kinerja 2011
PT AKR Corporindo (AKRA) membukukan kenaikan laba bersih 2011 sebesar 637.6%Yoy menjadi Rp 2.29 Triliun Vs Rp 310.92 Miliar pada 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 82.2%Yoy menjadi Rp 18.8 Triliun tahun lalu. Laba operasi tercatat naik 108.3%Yoy menjadi Rp 715.53 Miliar pada 2011.
BWPT - Akusisi Lahan
PT BW Plantation (BWPT) mengakuisisi lahan seluas 11,203 ha dengan nilai Rp. 175 miliar yang sumber pendanaan nya diambil dari fasilitas hutang BNI. Lahan yang diakuisisi telah ditanami seluas 2,059 ha namun masih belum menghasilkan. Lahan tersebut juga bersebelahan dengan lahan perseroan seluas 20,000 ha sehingga memudahkan integrasi kedua lahan tersebut di dalam membangun infrastruktur.
IMAS - Kinerja 2011
PT Indomobil Sukses Internasional (IMAS) mencatat kenaikan penjualan sebesar 44.29% menjadi Rp 15.77 Triliun pada tahun 2011. Kenaikan penjualan tersebut didorong oleh kenaikan penjualan mobil khusus nya merk Nissan. Perseroan mencatat kenaikan laba bersih menjadi Rp 970.89 Miliar atau tumbuh 91.1%. IMAS mengalokasikan capex senilai Rp 800 Miliar yang akan digunakan untuk membangun 20 showroom dan sumber pendanaannya akan diambil dari kas internal perseroan.
INTA - Bangun Pabrik
PT Intraco Penta (INTA) membangun pabrik perakitan merk Sinotruk di Indonesia bekerjasama dengan China National Heavy Truck Company (CNHTC) dengan total investasi senilai US$ 100 Juta.
INTP - Kinerja 2011
PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) membukukan kenaikan laba bersih 2011 sebesar 11.5%Yoy menjadi Rp 3.6 Triliun Vs Rp 3.22 Triliun pada 2010 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan pendapatan sebesar 24.7%Yoy menjadi Rp 13.89 Triliun tahun lalu Vs Rp 11.14 Triliun pada 2010. INTP membukukan kenaikan laba operasi sebesar 8.8%Yoy menjadi Rp 4.42 Triliun tahun lalu.