Daily News 13/09
September 13, 2012 No. 342
IPO - PT Provident Agro
Perusahaan perkebunan sawit, PT Provident Agro, berencana menawarkan saham perdana (IPO) pada Oktober tahun ini. Provident akan menjual 1.42 miliar lembar saham dengan nilai nominal Rp 100 per saham setara 25% dari modal ditempatkan dan disetor penuh perseroan. Provident menargetkan dana IPO senilai Rp 500 Miliar, dimana 85% dana hasil IPO untuk membiayai belanja modal entitas berkaitan pembebasan lahan dan 15% dana IPO akan digunakan untuk membiayai operasional entitas. Provident Agro menunjuk Indo Premier Securities dan DBS Vickers Securities sebagai penjamin emisi efek dan agen penjualan.
INKP - Transaksi afiliasi
PT Indah Kiat Pulp & Paper (INKP) telah menandatangani perjanjian sewa menyewa tanah seluas 636.22 m² dengan PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills (Pindo Deli) senilai Rp 32.25 Miliar. Transaksi tersebut merupakan transaksi dengan pihak terafiliasi karena kedua perusahaan dimiliki oleh PT Purinusa Ekapersada.
PTPP - Refinancing utang
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) berencana menerbitkan medium term notes (MTN) pada bulan ini untuk membayar MTN yang jatuh tempo senilai Rp 75 Miliar yang jatuh tempo pada 14 September 2012. MTN yang akan diterbitkan merupakan penawaran terbatas dengan tingkat bunga tetap sebesar 10.25% per tahun. Manajemen PTPP mengungkapkan Pihak yang membeli MTN merupakan investor institusi dan beberapa investor ritel.
SMRA - Naikan target marketing sales
PT Sumarecon Agung (SMRA) meningkatkan target marketing sales tahun ini dari Rp 3.5 Triliun menjadi Rp 3.7 Triliun mengingat marketing sales sampai 1H 2012 telah mencapai Rp 2 Triliun.
SUPR - Divestasi pemegang saham
Pemegang saham PT Solusi Tunas Pratama (SUPR), PT Kharisma Indah Ekaprima (KIE), telah menjual 44.87 juta lembar saham SUPR pada harga Rp 4,800 per lembar senilai total Rp 215.37 Miliar. Saat ini KIE tercatat memiliki 57.86% saham SUPR dari 64.72% sebelumnya. Beberapa waktu lalu SUPR melakukan rights issue dengan menerbitkan 135 juta lembar saham baru dengan harga penawaran Rp 4,800 per lembar senilai total Rp 648 Miliar. Senilai Rp 380 Miliar dana hasil rights issue telah digunakan untuk membeli 240 unit menara pada Bulan Juli lalu.