Daily News 19/09

September 19, 2012 No. 346
AALI - Statistik operasional 8M 2012

PT Astra Agro Lestari (AALI) membukukan kenaikan produksi CPO sebesar 9.9%Yoy menjadi 887,310 ton pada 8M 2012 Vs 807,720 ton pada 8M 2011 lalu. Naiknya kinerja didukung oleh kenaikan produksi tandan buah segar sebesar 11.1%Yoy menjadi 3.42 juta ton Vs 3.08 juta ton pada 8M 2011. Sementara itu produksi kernel tercatat naik 15.7%Yoy menjadi 195,621 ton pada 8M 2012.
BORN - Rencana divestasi Asmin Koalindo
PT Borneo Lumbung Energi & Metal (BORN) berencana menjual 20% saham anak usahanya, PT Asmin Koalindo Tuhup. BORN menguasai 99.99% saham Asmin Koalindo. Sedangkan valuasi saham Asmin mencapai US$ 2.8 Miliar. BORN berencana akan menggunakan dana hasil penjualan saham Asmin Koalindo untuk membayar sebagian utang kepada Standard Chartered Bank. BORN memiliki utang ke Stanchart senilai total US$ 1 Miliar dengan tingkat bunga 5.65% di atas LIBOR. Fasilitas ini bertenor lima tahun dengan jadwal pembayaran secara triwulanan dimulai sejak 30 September 2012. Saat ini manajemen BORN mengungkapkan sedang bernegosiasi dengan dua calon investor asing.
HRUM - Divestasi saham
PT Karunia Bara Perkasa, pemegang saham 70.25% saham PT Harum Energy (HRUM), dikabarkan oleh Finance Asia berencana menjual 7.4% (200 juta) saham HRUM senilai Rp 6,000-6,100 per saham. Namun menurut laporan dari IFR Asia, rencana penjualan tersebut ditarik karena respons dari investor yang rendah.
MEDC - Rencana investasi
PT Medco Energy (MEDC) melalui anak usahanya, Medco International Venture Limited, berencana menyetor dana senilai US$ 200 Juta dalam 4 tahun ke depan untuk membentuk joint operating company (JOC) dalam proyek di Area 47 Libya. MEDC akan memiliki 25% saham JOC tersebut, 50% akan dimiliki pemerintah Libya dan sisanya dimiliki kontraktor lain. Area 47 diperkirakan akan memproduksi 50,000 bph.