Daily News 28/12
December 28, 2012 No. 413
AKRA - Pembangunan empat terminal BBM
PT AKR Corporindo (AKRA) akan membangun empat terminal BBM pada tahun depan. Rencananya keempat proyek tersebut akan dibangun di Kota Bitung, Samarinda, Palembang dan di daerah Sulawesi Selatan. Manajemen AKRA mengungkapkan bahwa pembangunan terminal BBM bertujuan untuk menguatkan jaringan distribusi BBM yang menjadi salah satu bisnis AKRA. AKRA telah menyediakan biaya investasi Rp 500 Miliar dari kas internal perusahaan untuk merealisasikan pembangunan empat terminal. Sebagian beberapa rencana terminal BBM sudah dalam tahap pembangunan infrastruktur dan AKRA menargetkan pembangunan keempat terminal BBM akan selesai pada 3Q 2013.
ADHI - Peluncuran proyek property
PT Adhi Karya (ADHI) melalui anak usaha nya PT Adhi Persada Properti (APP) dan PT Adhi Persada Realti (APR) meluncurkan lima proyek properti pada akhir 2012 dengan nilai investasi mencapai Rp 2 Triliun. Proyek yang akan dikembangkan tersebut adalah Grand Taman Melati Margonda, Depok, kompleks terpadu Grand Dhika City, Bekasi, Grand Dhika Hotel Blok M, perumahan The Taman Dhika, Sidoarjo, dan The Taman Dhika Cinere. Pada tahap awal, perseroan akan mengalokasikan dana senilai Rp 604 Miliar untuk kelima proyek tersebut yang sumber dananya berasal dari penerbitan obligasi.
HDFA - Transaksi akuisisi
PT Tiara Marga Trakindo (TMT) telah menandatangani conditional sale and purchase agreement (CSPA) atas rencana akuisisi 51% saham PT HD Finance (HDFA) dari HD Corpora dan Wealth Paradise Holdings Limited. Rencana akuisisi akan dilakukan dalam dua tahap dimana untuk tahap pertama akuisisi sebanyak 45% saham dan tahap kedua berupa pembeliaan saham tambahan maksimum 6%. Aksi korporasi tersebut merubah susunan saham pengendali dan oleh karenanya TMT akan melakukan tender offer. Namun demikian CSPA menyebutkan bahwa akuisisi tahap II tidak akan dilaksanakan apabila dalam tender offer kepemilikan TMT telah dalam HDFA telah mencapai 51%.
JSMR - Dirikan perusahaan property
PT Jasa Marga (JSMR) akan mendirikan anak usaha di bidang properti dengan dana awal Rp 50 Miliar pada tahun 2013. Usaha tersebut bertujuan untuk memaksimalkan lahan yang dimiliki oleh perseroan khususnya yang berdekatan dengan jalan tol.
PTPP - Rencana emisi obligasi
PT Pembangunan Perumahan (PTPP) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 1 Trilliun dan dikabarkan telah menunjuk Bahana Securities, CIMB Securities Indonesia, dan Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi obligasi. Pefindo memberikan peringkat idA- terhadap rencana emisi obligasi tersebut. Proses bookbuilding akan dimulai pada 29 Januari 2013 hingga 11 Februari 2013. Dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk mendukung modal kerja konstruksi, properti dan EPC.