Daily News 01/07

July 01, 2011 No. 43
IPO - PT Indo Straits 

PT Indo Straits (IS) berencana IPO pada pertengahan Juli 2011 dengan menjual 100 juta lembar saham baru (18.18% saham) pada harga Rp 950 per lembar. Bersamaan dengan proses IPO, IS akan menerbitkan management and employee stock alocation (MESA) maksimal 10% dari saham baru yang dijual dalam proses IPO. Dengan target perolehan dana Rp 95 Miliar, setengahnya akan dialokasikan untuk membayar sebagian utang kepada PT Bank Permata (BNLI). Saat ini total utang TMAS kepada BNLI sekitar Rp 109.8 Miliar. Sisa dana IPO akan dialokasikan untuk membeli mechanical crane dengan daya angkat 30,000 ton senilai Rp 49.58 Miliar. Sisa kebutuhan dana pembelian crane akan ditutup dari pinjaman bank. PT Sinarmas Sekuritas bertindak sebagai underwritter IPO dengan masa penawaran pada 1-5 Juli dan pencatatan pada 12 Juli 2011.
ASRI - Kembangkan superblok
PT Alam Sutera (ASRI) sedang mengembangkan proyek superblok dalam 2 tahap di atas lahan seluas 55.5 Ha yang diperkirakan selesai pada tahun 2013. Di dalam superblok tersebut akan didirikan mall, gedung perkantoran, kompleks apartment, universitas, theme park dan convention center. Pembangunan superblok tersebut diperkirakan dapat meningkatkan recurring income senilai Rp 200 Miliar per tahun.
JAWA -Tambah belanja modal
Manajemen PT Jaya Agra Wattie (JAWA) akan meningkatkan alokasi belanja modal 2011 menjadi Rp 273 Miliar dari alokasi awal senilai Rp 179 Miliar. Peningkatan nilai capex dimaksudkan untuk mempercepat proses ekspansi bisnis berupa penanaman baru sawit seluas 1,000 Ha, pembangunan pabrik CPO dan karet, serta akuisisi lahan. Sebesar Rp 112 Miliar dana kebutuhan belanja modal akan ditutup dari hasil IPO dan sisanya akan ditutup dari kas internal dan saldo laba ditahan senilai Rp 72.9 Miliar. JAWA mendapat dana hasil IPO senilai total Rp 566.2 Miliar. Tahun depan JAWA berencana membangun pabrik pengolahan karet lembaran di Jawa Timur dan Jawa Barat.
KARK - Rencana IPO anak perusahaan
PT Dayaindo Resources International (KARK) mendapat persetujuan RUPS terkait rencana IPO anak perusahaan, PT Daya Mandiri Resources (DMR).
SMGR - Rencana pembeian KKA
PT Semen Gresik (SMGR) berencana membeli 20% saham PT Kertas Kraft Aceh (KKA), BUMN produsen kertas kantung semen. SMGR akan mengeluarkan uang senilai Rp 200 Miliar untuk membantu pengoperasian kembali KKA. Sementara itu SMGR telah mengeluarkan dana untuk capex senilai Rp 2 Triliun hingga pertengahan tahun ini dari total anggaran 2011 senilai Rp 3.16 Triliun.
TMAS - Rencana peremajaan armada
PT Pelayaran Tempuran Emas (TMAS) akan melakukan peremajaan kapal dengan berencana membeli beberapa kapal baru senilai total Rp 330 Miliar dan menjual 11 kapal lama. Kapal lama yang dijual rata-rata telah berusia diatas 30 tahun dimana biaya docking dan pemakaian BBM yang tinggi mengakibatkan kapal-kapal tersebut sudah tidak efektif dan tidak layak lagi untuk tetap dipertahankan. Rencana penjualan kapal telah mendapat persetujuan RUPSLB yang juga menyetujui penjaminan lebih dari 50% dari kekayaan bersih perusahaan.