Daily News 06/07
July 06, 2011 No. 46
APLN - Rencana emisi obligasi
PT Agung Podomoro Land (APLN) berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 800 Miliar tahun ini untuk mendukung kebutuhan belanja modal. PT Mandiri Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, Deutsche Bank, dan PT Standard Chartered Securities Indonesia bertindak sebagai underwriter obligasi. Seluruh dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk mendukung belanja modal tahun ini yang dialokasikan sebanyak Rp 3 Trilliun.
BUMI - Arutmin menangkan sengketa lahan
Pengadilan Negeri Jakarta Selatan memutuskan bahwa anak perusahaan PT Bumi Resources (BUMI), PT Arutmin Indonesia (AI), memenangkan perkara sengketa lahan tambang batubara seluas 2,235 Ha di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Berdasarkan bukti dan saksi, PN Jaksel mempertimbangkan bahwa AI telah mendapat izin sejak 1991 dan ditunjuk sebagai kontraktor oleh pemerintah diatas lahan objek sengketa tersebut. Sebelumnya PT Malindojaya menggugat AI dengan tuduhan melakukan perbuatan melawan hukum karena melakukan kegiatas eksplorasi diatas lahan tersebut. PT Malindojaya mendapat izin untuk perkebunan sawit pada tahun 1995 dan diperpanjang pada 1996, yang baru mendapat sertifikat hak guna usaha pada 1999. Malindo bersikeras bahwa AI hanyalah pemegang izin pertambangan atas lahan tersebut dan bukan pemilik lahan.
CTRP - Tambah pinjaman
PT Ciputra Property (CTRP) akan menambah jumlah pinjaman dari Rp 1.5 Triliun menjadi Rp 1.7 Triliun yang akan digunakan untuk membangun Ciputra World tahap I dan II. Pembangunan Ciputra World juga akan menggunakan dana internal senilai Rp 1 Triliun.
MEDC - Menangkan tender pembangunan PLTG
Anak perusahaan PT Medco Energi Internasional (MEDC), PT Medco Power Indonesia, bersama dengan konsorsium Dalle Engineering Construction dan Top Deal International Ltd. berhasil memenangkan tender untuk proyek pembangunan PLTG senilai Rp 179 Miliar milik PLN. Pembangunan PLTG akan dimulai pada Agustus 2011 dan diperkirakan selesai dalam 12 bulan.
SKLT - Selesaikan pembangunan pabrik
PT Sekar Laut (SKLT) telah menyelesaikan pabrik bumbu masak di Sidoarjo, Jawa Timur. SKLT menggandeng investor strategis dari Korea Selatan, Cheil Jedang Corporation, untuk membangun pabrik dengan kapasitas 150 ton per bulan. Pengoperasian pabrik baru akan meningkatkan produksi bumbu masak SKLT hingga 100% dari produksi 2010 lalu. SKLT menargetkan dapat membukukan penjualan sebesar US$ 2.5 Juta hingga akhir 2011.