Daily News 07/07

July 07, 2011 No. 47
IPO - PT Alkindo Naratama

PT Alkindo Naratama (AN) berencana IPO dengan menjual 150 juta lembar saham dengan harga penawaran Rp 225 per lembar saham. AN adalah perusahaan produsen pembungkus dan kertas, akan mencatatkan saham perdana pada 12 Juli 2011. PT Erdikha Sekuritas bertindak sebagai underwriter IPO AN. Dengan target perolehan dana Rp 33.75 Miliar, Rp 5 Miliar diantaranya akan dialokasikan untuk pelunasan sebagian utang, Rp 11 Miliar untuk pembelian tanah yang saat ini dipakai sebagai kantor dan pabrik, dan Rp 15 Miliar akan digunakan untuk modal kerja. Manajemen AN berencana meningkatkan kapasitas produksi menjadi 36,000 ton tahun ini dari 30,000 ton tahun lalu.
ADRO - Fasilitas pinjaman
PT Adaro Energy (ADRO) melalui anak perusahaan, PT Adaro Indonesia, menandatangani fasilitas pinjaman senilai US$ 750 Juta dengan 4 bank. Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk membiayai belanja modal tahun ini yang dialoksasikan sekitar US$ 628 Juta.
BNII - Tambah saham WOMF
PT Bank Internasional Indonesia (BNII) membeli 11.9% saham PT Wahana Ottomitra Multiartha (WOMF) dari International Finance Corporation (IFC) sehingga kepemilikan BNII pada WOMF menjadi 62%. Langkah ini merupakan realisasi rencana BNII meningkatkan penetrasi di pasar pembiayaan kredit sepeda motor.
MIRA - Restrukturisasi utang
PT Mitra International Resources (MIRA) berencana melakukan restrukturisasi utang senilai total US$ 714 Juta tahun ini. Melalui anak perusahaannya, PT Sabre Systems International Pte Ltd, MIRA mendapat 6 fasilitas pinjaman dari15 kreditur. Pinjaman tersebut antara lain digunakan untuk melakukan pembelian PT Apexindo Pratama Duta dari PT Medco Energi International (MEDC). Laporan keuangan MIRA untuk tahun buku 2010 mendapat opini disclaimer karena anak perusahaan Sabre Systems tengah dalam proses negosiasi atas fasilitas pinjaman yang telah jatuh tempo. Hal tersebut dinilai akuntan dapat menimbulkan ketidakpastian dan dapat berdampak negative terhadap kinerja keuangan MIRA karena total asset Sabre mencerminkan 94.05% dari total asset MIRA.
UNTR - Akusisi Bukit Enim Enrgi
PT United Tractor (UNTR) telah mengakuisisi 20% saham PT Bukit Enim Energi (BEE) di Sumatera Selatan senilai US$ 21 Juta. BEE merupakan tambang batubara yang masih greenfield dan memiliki cadangan batubara sebanyak 110 juta ton dengan kadar 4,500-6,000 Kcal/Kg. Sumber pendanaan akusisi berasal dari hasil rights issue.
WEHA - Fasilitas pinjaman
PT Panorama Transportasi (WEHA) berhasil mendapat komitmen pinjaman senilai Rp 60.3 Miliar dari Bank Mandiri yang akan dialokasikan untuk pembelian armada baru tahun ini. WEHA berencana membeli 100 unit Hyundai Starex Mover yang akan digunakan sebagai taksi premium dan 20 unit bus Mercedes-Benz OH 1526 sebagai angkutan pariwisata. Komitmen pinjaman telah disepakati pada 27 Juni lalu.