Daily News 09/08

August 09, 2011 No. 71
IPO - PT ABM Investama

PT ABM Investama (ABMI) berencana IPO dengan menjual 20% saham pada Oktober 2011 dengan taget perolehan dana mencapai US$ 300 Juta. ABMI merupakan perusahaan tambang batubara terintegrasi yang termasuk dalam Grup Tiara Marga Trakindo. ABMI telah menunjuk PT Mandiri Sekuritas dan PT Macquarie Securities Indonesia sebagai penjamin emisi IPO. Setelah proses restrukturisasi pada tahun 2000 lalu, PT Tiara Marga Trakindo berganti nama menjadi PT Trakindo Utama, distributor resmi alat berat merek Caterpillar di Indonesia.
ANTM - Rencana pembangunan SGA Mempawah
Manajemen PT Aneka Tambang (ANTM) memutuskan untuk menjalankan proyek pembangunan smelter grade alumina (SGA) di Mempawah (Kalimantan Barat) senilai US$ 1 Miliar tanpa strategic partner. Menurut rencana awal, ANTM akan menjalin kerjasama dengan Hangzhou Jinjiang Group (HJG) untuk mengerjakan proyek tersebut.
BKSL - Investor pembeli non-preemptive rights
PT Sentul City (BKSL) mengumumkan terdapat tiga investor yang akan membeli saham baru tanpa HMETD (non-preemptive rights) yaitu PT Karya Cakrawala Perdana, PT Sakti Generasi Perdana, dan PT Brilliant Perdana Sakti. Ketiga perusahaan tersebut akan membeli 2.85 miliar lembar saham baru BKSL pada harga Rp 117 per lembar saham senilai total Rp 333.92 Miliar. Sekitar Rp 276.81 Miliar dana hasil non-preemptive rights akan digunakan untuk akuisisi Aftanesia Raya (AR) dan sisanya akan digunakan untuk modal kerja. AR memiliki asset berupa tanah seluas 95 Ha di desa Hambalang, Citeureup (Jawa Barat).
GIAA - Rencana pengembangan
PT Garuda Indonesia (GIAA) membutuhkan dana senilai US$ 6.5 Miliar dalam 4 tahun mendatang untuk program Quantum Leap yang bertujuan mencapai maskapai penerbangan bintang lima. GIAA saat ini memiliki 82 pesawat dan menargetkan memiliki 92 pesawat sampa akhir tahun ini, 110 pesawat pada 2012, dan 154 pesawat sampai 2015. Tahun ini GIAA mengganggarkan capex senilai US$ 329 Juta, tahun 2012 senilai US$ 275 Juta, dan pada 2014 senilai US$ 470 Juta.
UNTR - Tingkatkan target penjualan alat berat
PT United Tractors (UNTR) meningkatkan target penjualan alat berat tahun ini dari 7,000 unit menjadi 7,500 unit. Kenaikan target penjualan tahun ini dikarenakan penjualan selama 1H 2011 telah melampaui target, tercatat sebanyak 4,333 unit.