Daily News 23/04
April 23, 2014 No. 732
Sektor pakan ternak
Pemerintah mengeluarkan aturan kepada pengusaha peternakan ayam untuk mengatur pasokan bibit day-old-chick (DOC). Langkah tersebut bertujuan untuk menstabilkan harga ayam di tingkat peternak dan konsumen. Berdasarkan kesepakatan dengan pelaku industri, harga maksimal DOC ditetapkan Rp 3,200 per ekor. Selain itu untuk menghidari adanya kelebihan pasokan DOC di pasaran yang membuat harga ayam turun, pemerintah meminta produsen dan peternak ayam mengurangi pasokan DOC hingga 15% dari rata-rata pasokan per bulan.
KAEF - Kinerja 1Q 2014
PT Kimia Farma (KAEF) membukukan kenaikan penjualan sebesar 17%Yoy pada 1Q 2014 menjadi Rp 935.4 Miliar Vs Rp 799.5 Miliar pada 1Q 2013 lalu. Laba bersih KAEF tercatat naik 10%Yoy menjadi Rp 26.9 Miliar pada 1Q 2014. KAEF menargetkan penjualan sebesar Rp 5.2 Triliun tahun ini. Manajemen memperkirakan lonjakan penjualan akan terjadi pada Q2 2014 hingga akhir tahun nanti karena e-catalog obat generik program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) mulai didistribusikan. Manajemen memperkirakan penjualan obat generik naik dari kisaran Rp 350 Miliar tahun lalu menjadi Rp 800 Miliar tahun ini seiring dengan berjalannya Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
SGRO - Penyelesaian pabrik
PT Sampoerna Agro (SGRO) menargetkan pabrik baru senilai Rp 100 Miliar di Kalimantan beroperasi pada 3Q 2014. Pabrik pengolahan kelapa sawit tersebut memiliki kapasitas produksi 30 ton tandan buah segar (TBS) per jam dan akan ditingkatkan menjadi 45 ton TBS per jam. Untuk menghadapi El Nino pada 2H 2014 SGRO menyiapkan beberapa strategi water management selain melakukan pemangkasan tanaman. SGRO mengalokasikan dana belanja modal senilai Rp 1 Triliun tahun ini dan menargetkan produksi naik 20%Yoy menjadi 324,000 ton.
UNTR - Statistik operasional 1Q 2014
PT United Tractors (UNTR) membukukan penurunan penjualan alat berat merek Komatsu sebesar 4.8%Yoy menjadi 1,211 unit pada 1Q 2014 Vs 1,272 unit pada 1Q 2013. Pangsa pasar Komatsu tercatat sebesar 42% pada 1Q 2014. Divisi kontraktor pertambangan dibawah PT Pamapersada Nusantara (Pama) membukukan kenaikan produksi batubara sebesar 22.6%Yoy menjadi 29.3 juta ton. Pekerjaan pengupasan tanah (overburden removal) tercatat turun menjadi 200.6 juta bcm pada 1Q 2014 Vs 201.1 juta bcm pada 1Q 2013 seiring kecenderungan perusahaan pertambangan untuk menekan biaya operasional dengan beroperasi pada areal yang rendah stripping ratio-nya. Divisi pertambangan batubara UNTR membukukan kenaikan penjualan sebesar 36.4%Yoy menjadi 1.65 juta ton pada 1Q 2014.
VIVA - Meluncurkan satelit layanan televisi berbayar
PT Visi Media Asia (VIVA) bekerjasama dengan perusahaan satelit asal Hongkong, Asia Satellite Telecommuniactions (AsiaSat), untuk meluncurkan satelit bernama AsiaSat 5 yang melayanani televisi berbayar Viva+. VIVA menjalani bisnis televisi berbayar Viva+ melalui anak usahanya, PT Digital Media Asia (Viva Sky). Nilai investasi proyek Viva+ mencapai US$ 150 Juta dan layanan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan VIVA sebesar 30% pada tahun ini. TV berbayar Viva+ meliputi beragam saluran lokal dan internasional dan termasuk penyiaran FIFA World Cup 2014.