Daily News 13/09
September 13, 2011 No. 90
IPO - PT Prima Jaya Kreasi
PT Prima Jaya Kreasi (Big Daddy) berencana IPO dengan target perolehan dana mencapai Rp 300 Miliar. Dana hasil IPO akan dialokasikan untuk membiayai aktifitas konser, pendidikan, serta pembelian peralatan. Big Daddy merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang hiburan, pendidikan, dan komunikasi yang didirikan pada 2009 lalu. Selaku promoter konser, Big Daddy mendatangkan 7 artis internasional tahun ini dengan nilai kontrak mencapai US$ 5 Juta. Big Daddy juga memiliki kontrak eksklusif selama 3 tahun dengan Feld Entertainment untuk menyelenggarakan Disney Show (Disney on Ice dan Disney Live) di seluruh Indonesia. Big Daddy telah menandatangani kontrak dengan Liverpool FC (Inggris) untuk menyelenggarakan sekolah sepak bola berskala internasional di 7 wilayah Indonesia.
AALI - Rencana akuisisi lahan
PT Astra Agro Lestari (AALI) tengah mengkaji opsi akuisisi lahan di kawasan timur Indonesia, khususnya Papua, sebagai bagian dari rencana jangka panjang perusahaan. AALI telah mengalami kesulitan ekspansi lahan di Sumatera dan Jawa. AALI mengalokasikan dana belanja modal Rp 1.5 Triliun tahun ini yang akan digunakan untuk pengembangan bisnis serta pembangunan pabrik baru. AALi tengah membangun 4 pabrik baru pengolah sawit dimana 2 diantaranya (Sulawesi dan Kalimantan) akan beroperasi pada akhir tahun ini. Saat ini AALI tercatat memiliki 24 unit pabrik pengolah kelapa sawit.
ANTM - Rencana emisi obligasi
PT Aneka Tambang (ANTM) berencana menerbitkan obligasi senilai US$ 150 Juta pada November 2011 dan dikabarkan telah menunjuk Deutsche Bank, Standard Chartered Bank, dan Mandiri Sekuritas sebagai penjamin emisi. Dana hasil emisi obligasi akan dialokasikan untuk membangun proyek Feronikel Halmahera (FeNi Halmahera) dengan kapasitas 27,000 ton nickel. Kebutuhan dana investasi proyek tersebut mencapai US$ 1 Miliar tanpa memperhitungkan biaya pembangunan pembangkit listrik. Pekerjaan konstruksi diharapkan mulai pada akhir tahun ini sehingga kegiatan operasi komersial diharapkan dapat dimulai pada akhir 2014.
SMGR - Rencana akuisisi tambang batubara
PT Semen Gresik (SMGR) berencana mengakuisisi tambang batubara dengan alokasi dana senilai Rp 1 Triliun. Sumber pendanaan akan diperoleh dari penerbitan olbigasi senilai Rp 500 Miliar dan sisanya dari hutang bank. Pembelian tambang tersebut bertujuan menghemat biaya pembelian batubara serta menjaga kestabilan pasokan. Tahun ini perseroan menargetkan produksi sebanyak 19.5 juta ton atau naik 7%Yoy dari 2010. Tahun 2012, target produksi diharapkan mencapai 23 juta ton dan pada 2015 dapat mencapai 30 juta ton melalui pabrik baru di Sumatra dan Jawa. SMGR berencana menerbitkan obligasi senilai US$ 300 Juta untuk mendukung beberapa rencana ekspansi.