Daily News 16/09
September 16, 2011 No. 93
APLN - Akuisisi Alam Hijau
PT Agung Podomoro Land (APLN) melakukan akuisisi atas 80% saham PT Alam Hijau Teduh (AHT) senilai Rp 56.25 Miliar. AHT memiliki lahan di daerah Kebun Jeruk (Jakarta Barat), dimana APLN berencana membangun apartemen dan cormercial area. Dana akuisisi diambil berasal dari hasil emisi obligasi yang telah diterbitkan.
EXCL - Cari pinjaman
PT XL Axiata (EXCL) sedang mencari pinjaman senilai Rp 10 Triliun dalam 3 tahun ke depan yang akan digunakan untuk mendanai expansi perusahaan dan pembayaran hutang. EXCL tengah mengkaji beberapa opsi pinjaman baik berupa hutang bank dan obligasi. Sementara itu perseraoan akan menambah belanja modal (capex) senilai US$ 300 Juta sehingga total capx tahun ini mencapai US$ 850 Juta. Capex tersebut akan digunakan untuk mendukung expansi layanan data.
ICBP & INDF - Buyback saham
PT Indofood Sukses Makmur (INDF) membeli 1 juta lembar saham anak perusahaan, PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP), pada 6-7 September dari pasar. Pembelian dilakukan pada kisaran harga Rp 4,950 hingga Rp 4,975 per lembar saham. Dengan demikian saat ini INDF tercatat memiliki 4.7 miliar lembar saham ICBP (80.58% saham).
JSMR - Rencana emisi obligasi
PT Jasa Marga (JSMR) berencana menerbitkan obligasi lebih dari Rp 1 Triliun pada 1H 2012. Dana obligasi akan digunakan untuk melunasi hutang dan ekspansi usaha. Pada tahun 2012, JSMR akan mengakusisi beberapa ruas tol strategis yang dimiliki oleh perusahaan swasta.
META - Rencana akuisisi
PT Nusantara Infrastructure (META) berencana mengakuisisi perusahaan air minum yang beroperasi di daerah Tangerang dan Bekasi senilai Rp 500 Miliar. Akuisisi yang direncanakan pad Bulan Oktober-November 2011 akan didanai dari pinjaman sebesar 70% dan sisa nya dari kas internal. META juga berencana ikut prakualifikasi tender pengerjaan proyek air minum di Lampung senilai US$ 38 Juta dan mengikuti tender proyek air minum di Jatiluhur. Selain masuk dalam bisnis air minum, perseroan akan masuk dalam bisnis pelabuhan dengan mengakusisi operator pelabuhan di Sumatera dan Sulawesi.
UNSP - Refinancing utang
PT Bakrie Plantations (UNSP) berhasil mendapat komitmen pinjaman dari 7 bank senilai US$ 210 Juta yang akan digunakan untuk refinancing utang. Pinjaman baru tersebut berjangka waktu 5 tahun dengan bunga 7% per tahun untuk tahun pertama. Bunga akan disesuaikan dengan kondisi pasar hingga level tertinggi 10%. UNSP tercatat memiliki obligasi senilai US$ 185 Juta yang akan jatuh tempo pada 1 November 2011 dan utang anak perusahaan sekitar US$ 20-25 Juta.