Daily News 19/09

September 19, 2011 No. 94
ADHI - Proyek kilang Cilacap

Konsorsium PT Adhi Karya (ADHI) dan Goldstar Co Ltd (ADHI-GS JO) berhasil memenangkan proyek tender EPC RFCC (Residual Fluid Catalytic Cracking) dari Pertamina di Cilacap senilai US$ 931.48 Juta. atau setara kurang lebih Rp 8 triliun. RFCC yang akan dibangun memiliki kapasitas 62,000 BPSD dengan menggunakan Technology Licensor UOP dan AXENS. Proyek tersebut ditargetkan selesai dalam waktu 39 Bulan.
BUMI & BRMS - Penjualan saham
PT Bumi Resources (BUMI) berencana menjual 75.1% saham PT Bumi Resources Minerals (BRMS) kepada Bumi Plc melalui penerbitan convertible bonds. Nilai penjualan 75.1% saham BRMS ditetapkan senilai Rp 17.5 Triliun, setara dengan Rp 840 per lembar saham BRMS. Rencana tersebut tergolong transaksi material dan transaksi afiliasi, menunggu persetujuan RUPSLB 21 Oktober 2011.
FAST - Rencana ekspansi
PT Fast Food Indonesia (FAST) mengalokasikan Rp 200 Miliar untuk membuka 20 gerai tahun depan dengan sumber pendanaan dari kas internal. Pada tahun ini, perseroan menargetkan membuka 20-25 gerai dengan total investasi senilai Rp 270 Miliar yang sumber pendanaannya akan berasal dari emisi obligasi senilai Rp 200 Miliar dan sisanya dari kas internal.
IMAS - Bisnis batubara
Anak perusahaan PT Indomobil Sukses Internasional (IMAS) yang bergerak pada bidang usaha pertambangan batubara, PT Prima Sarana Gemilang, menargetkan produksi batubara mencapai 3 juta ton tahun depan. Target produksi tahun ini ditetapkan sebanyak 1.7 juta ton.
INTA - Perkuat pasar Sulawesi
PT Intraco Penta (INTA) berencana meningkatkan pangsa pasar di Sulawesi dengan membuka 5 kantor cabang seiring dengan besarnya potensi sumber daya alam nickel di daerah tersebut. Manajemen menargetkan penjualan alat berat tahun ini mencapai 1,293 unit dimana penjualan pada 1H 2011 telah mencapai 737 unit.