Daily News 21/09

September 21, 2011 No. 96
IPO - PT Solusi Tunas Pratama 

PT Solusi Tunas Pratama (STP) berencana IPO dengan menjual 100 juta lembar saham (16.7% saham) pada kisaran harga penawaran Rp 3,200 ? Rp 3,800 per lembar saham. STP merupakan perusahaan yang bergerak pada bidang infrastruktur telekomunikasi dan tengah menyiapkan dana belanja modal senilai Rp 615 Miliar tahun depan yang akan digunakan untuk akuisisi menara telekomunikasi. Saat ini STP tercatat memiliki 1,121 unit menara telekomunikasi yang disewakan kepada 9 operator seluler. PT Ciptadana Securities bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi dengan masa bookbuilding ditetapkan pada 19-27 September 2011. Pencatatan saham di BEI diperkirakan pada 11 Oktober 2011.
AKRA - Rencana investasi
PT AKR Corporindo (AKRA) menyiapkan dana keperluan investasi senilai Rp 800 Miliar yang akan dialokasikan untuk meningkatkan bisnis distribusi BBM, logistik dan pembangunan infrastruktur angkutan batubara. Dana tersebut berasal dari kas internal hasil rigts issue tahun lalu, akan digunakan secara bertahap hingga 2012. AKRA berencana membangun pelabuhan khusus untuk mengangkut BBM dan batubara melalui terminal sungai di Kalimantan Tengah.
CTRP - Cari pinjaman
PT Ciputra Property (CTRP) tengah mencari pinjaman sindikasi senilai total Rp 1.8 Triliun tahun ini untuk mendukung pembiayaan proyek superblock Ciputra World I & II. Posisi kas internal CTRP saat ini masih mencukupi, sekitar Rp 800 Miliar. Pinjaman sindikasi tersebut rencananya akan dicairkan secara bertahap hingga tahun 2013.
INTP - Bangun pabrik baru
PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) berencana membangun pabrik baru di Pati, Jawa Tengah dengan kapasitas 2.5 juta yang dimulai tahun 2012 dan selesai pada 2014. Total dana yang dibutuhkan untuk pembangunan pabrik tersebut senilai US$ 300 Juta dan perseroan telah mengalokasikan US$ 100 Juta pada 2012. Sumber pendanaan diambil dari kas internal perseroan.
UNTR - Kinerja operasional 8M 2011
PT United Tractors (UNTR) membukukan kenaikan penjualan alat berat sebesar 54.7%Yoy menjadi 5,650 unit pada 8M 2011 Vs 3,653 unit pada 8M 2010. Penjualan Agustus 2011 mengalami penurunan 19.1%Mom menjadi 589 unit pada Agustus Vs 728 unit pada Juli lalu karena sepinya pembelian menjelang libur lebaran. Produksi batubara PT Pamapersada Nusantara (PAMA) mengalami kenaikan 9.8%Yoy menjadi 55.8 juta ton pada 8M 2010 dengan produksi overburden mengalami kenaikan 21%Yoy menjadi 516.1 juta bcm. Produksi batubara dari anak perusahaan (PT Dasaeka Jasatama dan PT Tuah Turangga Agung) mengalami kenaikan 74%Yoy menjadi 2.91 Juta ton Vs 1.67 Juta ton pada 8M 2010.