Daily News 22/09
September 22, 2011 No. 97
ADRO - Pendanaan proyek PLTU
PT Adaro Energy (ADRO) mempersiapkan pendanaan secara bertahap senilai US$ 230 Juta untuk membangun proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap di pemalang dengan kapasitas sebesar 2 x 1,000 MW. ADRO memiliki prosi kepemilikan pada proyek tersebut sebesar 34%, sedangkan Itochu 32% dan J-Power 34%. Konsorsium ADRO harus menyiapkan modal senilai US$ 600-700 Juta dari total nilai proyek senilai US$ 3-3.5 Miliar. Selebihnya pendanaan akan didapat dari pinjaman yang berasal dari JBIC. Proyek PLTU 2 x 1,000 MW di Pemalang merupakan proyek PLTU terbesar di Indonesia.
AKRA - Tingkatkan porsi dividen
Manajemen PT AKR Corporindo (AKRA) berencana meningkatkan porsi dividen yang akan dibayarkan untuk tahun buku 2011 sebesar 50% hingga 60%. AKRA membagikan dividen 30% hingga 40% dari laba bersih dalam 5 tahun terakhir. Naiknya rasio dividen diakibatkan oleh pembagian dividen sebesar Rp 135 per lembar pada Maret lalu dan Rp 200 per lembar Bulan ini, pasca penjualan PT Sorini Agro Asia Corporation (SOBI).
BWPT - Kinerja produksi
PT BW Plantation (BWPT) mencatat kenaikan peningkatan produksi CPO sebesar 44.2%Yoy menjadi 77,642 Ton pada 8M 2011. Perseroan juga mencatat kenaikan produksi kernel sebesar 35.8%Yoy menjadi 12,990 Ton pada periode yang sama. Peningkatan pada periode tersebut tersebut karena ada peningkatan secara total produksi Tandan Buah Segar (TBS) serta ada pembelian TBS dari pihak ketiga. Namun pada bulan Agustus 2011, produksi TBS baik dari kebun sendiri maupun plasma mengalami penurunan sebesar 5.9% menjadi 31,544 Ton dari Agusutus 2010 sebesar 33,508 Ton.
KBRI - Persetujuan non-preemptive rights
PT Kertas Basuki Rachmat Indonesia (KBRI) mendapat persetujuan pemegang saham untuk menerbitkan 774.88 juta lembar saham baru (9.79% saham) senilai Rp 7.91 Miliar (Rp 67 per lembar saham) tanpa HMETD (non-preemptive rights). Langkah tersebut merupakan bagian dari skema restrukturisasi utang anak perusahaan senilai Rp 51.92 Miliar kepada PT Wahyu Berkat Abadi.
UNTR - Kembangkan bisnis batubara
PT United Tractors (UNTR) menargetkan produksi batubara mencapai 7 juta ton pada 2012 Vs 4.5 juta ton target produksi tahun ini. Proyeksi kenaikan produksi batubara dilakukan pasca akuisisi saham PT Asmin Bara Bronang, PT Duta Sejahtera, dan PT Bukit Enim Energy. Manajemen menargetkan memiliki cadangan batubara sebanyak 500 juta ton dalam 3 tahun kedepan dari total cadangan saat ini 300 juta ton.